Ujung Nasib Miftah yang Sebut "Cewek yang Bercadar Bau Jigong"

- Juli 20, 2020
Seorang penceramah asal Medan Miftahul Chair yang diduga melakukan penistaan agama melalui media sosial, Facebook, dilaporkan sejumlah ormas Islam.

Diketahui, ia menuliskan tentang perempuan bercadar tertanggal 29 Juni 2020 yang isinya sebagai berikut:

“Saya tak habis pikir, cewek-cewek yang bercadar itu. Saya aja pake masker gak bisa lama-lama. Mereka satu harian memakainya apa gak bau jigong, bau lecit atau bau tungkik itu kain cadarnya, dan parahnya dikatakan ini perintah Allah, padahal tak ada di Alquran menyuruh cewek pake cadar. Aneh sekali, masak Tuhan menyuruh kita menikmati bau jigong kita. Beragama itu bukan pragmatis, tapi wajib logis dan kritis. Alasan-alasan krusial inilah yang membuat cewek bercadar melepas cadarnya. Rata-rata mereka memakainya karena dogma buta,” tulis Miftah di akun Facebook @ miftah.alustadz.12.

Laporan terhadap Miftah diketahui dilakukan Jumat (17/7/2020) ke Polrestabes Medan.

Koordinator Litigasi Lembaga Advokasi Umat Islam Majelis Ulama Islam Sumatera Utara (LADUI MUI Sumut) Faisal mengatakan pihak MUI sudah memanggil Miftah. Namun dia tidak kunjung hadir.

“Dari permintaan yang dikirim LADUI, dia bilang mau memberikan klarifikasi. Tetapi yang menentukan tempat dan waktunya dia. Dan dilakukan di live facebook. Karena TKP-nya di Facebook,” ujar Faisal, Ahad(19/7/2020).

Faisal menyebutkan Miftah dinilai sudah melanggar pPasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang isinya, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Karena sudah ada permintaan ke MUI supaya berbagai Ormas Islam saja yang melakukan tindakan menjemput dan sebagainya. Tapi kita bilang tidak usah. Kita patuh hukum, Kita serahkan kepada aparat yang berwajib, supaya aparat yang memroses,” tegas Faisal.

Sejatinya ini bukan kali pertama, status FB Miftah mengundang kontroversi. Banyak sekali unggahannya yang memantik debat kusir di medsos.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search