Mau Memukul Rasulullah Saat Sholat, Abu Jahal Ketakutan Lihat Penampakan Nabi Jadi Kuda

- Juli 10, 2020


Saat-saat itu merupakan masa yang berat bagi Rasulullah. Pada suatu siang yang panas, Beliau pergi ke sebuah tempat yang teduh, berbaring di atas batu, dan berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh.

Tidak ada yang lebih menyakitkan dibanding cacian dan celaan dari orang orang yang justru sedang diperjuangkan Rasulullah mati-matian.

Sementara itu, di depan Ka'bah, Abu Jahal berkoar di depan teman temannya.

"Aku bersumpah untuk menghantam kepala Muhammad dengan sebuah batu ketika dia sedang sujud kepada Tuhannya!"

Beberapa orang bersorak memberi semangat, sedangkan yang lain saling pandang dengan terkejut. Itu aadalah sebuah tindakan kejam yang dapat menimbulkan kematian. Jika Muhammad meninggal, Bani Hasyim pasti akan menuntut balas dan Mekah akan terpecah oleh perang saudara.

Namun, Abu Jahal telah mengucapkan sumpah yang tidak dapat ditarik lagi tanpa mencoreng mukanya sendiri. Oleh karena itu, mereka memilih untuk mengamati apa yang terjadi dengan dada berdebar-debar.

Kesempatan yang ditunggu Abu Jahal pun tiba. Saat itu, Rasulullah sedang shalat di depan Ka'bah.

Ketika beliau sujud, Abu Jahal dengan cepat melangkah mendekat. Diambilnya sebuah batu besar. Didekatinya Rasulullah saw. yang sedang sujud. Setelah sangat dekat, dan Rasulullah saw. tidak menyadari kehadiran Abu Jahal, Kedua tangannya yang menggenggam batu terangkat tinggi-tinggi, matanya menyala buas. Batu besar itu siap dihujamkan ke kepala Rasulullah saw.

Namun, ketika batu akan dihujamkan sekuat tenaga, mendadak Abu Jahal berbalik pergi. Batu di tangannya lepas dan wajahnya pucat ketakutan.

"Ada apa? Ada apa?" semua teman- temannya bertanya kebingungan.

Dengan napas tersendat-sendat, Abu Jahal berkata, "Demi Tuhan, di depanku tadi berdiri seekor kuda jantan. Belum pernah aku menyaksikan seekor kuda jantan serupa itu. Kepala, tengkuk, dan giginya sungguh mengerikan. Aku yakin dia akan menelanku seandainya batu tadi kuhantamkan!"

Abu Jahal pergi cepat- cepat untuk menenangkan diri.

Orang-orang memandang Rasulullah dengan heran dan takjub. Sementara itu, Rasulullah tetap melanjutkan shalat dengan khusyuk.

Wajah beliau begitu teduh dan tenteram

Advertisement

1 komentar:

avatar

ini ceritanya kok beda denga cerita yg saya dengar, yg saya tahu abu jahal ketakutan krn disamping nabi ada dua singa๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search