Di Bawah Gubernur PKS, Sumbar jadi Rujukan Nasional Karena Sukses Tangani Corona

- Juli 16, 2020

Di bawah gubernur Irwan Prayitno yang merupakan kader PKS,  Sumbar mencapai kesuksesan menangani Covid-19 lewat keberadaan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand.

Hal itu mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Tak main-main, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Doni Monardo mengajak Dr dr Andani Eka Putra selaku kepala labor mengunjungi Jawa Timur (Jatim) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) guna membagikan sukses story keberhasilan itu.

”Pak Andani selain ke Jatim, ikut ke Sulsel ya. Bapak di sana cerita tentang penanganan Covid-19 di Sumbar,” ujar Doni, saat Andani bersama Deputi Bidang Strategis Lemhanas Prof Reni Mayerni dan pengusaha Yv Tri Saputra bersilaturahim di kantornya Graha BNPB Jakarta Timur, Selasa malam (14/7). 

Dua provinsi tersebut saat ini tengah berjuang keras dalam menangani kasus Covid-19 yang tergolong tinggi.

Mendapat tawaran itu, Andani bersama timnya di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand yang sedang memeriksa 1.000 spesimen pemeriksaan Covid-19 asal Kalimantan Selatan, langsung mengiyakan. “Siap Pak Doni. Insya Allah…,” jawab Dr Andani.

Selama kunjungan mulai kemarin (15/7) sampai Sabtu (18/7) mendatang itu, Dr Andani bersama tim berbagi dengan para dokter dan tim medis bagaimana upaya dalam percepatan penanganan Covid-19. Jatim menjadi provinsi yang dikunjungi pertama, sebelum terbang ke Makassar, Sulsel.

”Saya sudah siapkan pertemuan para medis termasuk dokter-dokter dengan Pak Andani. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulsel yang akan menemani beliau selama di Makassar,” jelas Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat komunikasi dengan Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana yang mendampingi Doni Monardo dalam kunjungannya ke Jatim dan Sulsel.

”Kunjungan kerja di Jatim dan Sulsel selama empat hari (15-18/7/2020). Semoga lancar, sukses, dan memberi manfaat pada banyak orang. Aamiin ya robbal aalamiin,” kata Aqua.

Rabu (16/7) malam, Doni dan rombongan telah tiba di Jatim. Lalu, pada Jumat pagi (17/7/2020), kata Aqua, setelah pesawat yang ditumpangi Doni dan rombongan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, istirahat sebentar.

”Kemudian, naik pesawat yang lebih kecil ke Palopo. Dilanjutkan jalan darat sekitar satu jam ke Luwu Utara,” tambah Aqua sebelum terbang dari Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Surabaya, Jatim bersama Doni Monardo dan rombongan, Rabu (15/7) malam.


Advertisement

1 komentar:

avatar

Apakah Sulsel mau???


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search