Sultan Pontianak Desak Polisi Tangkap Hendropriyono

- Juni 15, 2020
Sultan Pontianak IX Sultan Syarif Machmud Melvin Alqadrie memberikan respons soal pernyatan Mantan Kepala Badan Inteligen Negara, Hendropriyono yang menyebut Sultan Hamid II sebagai penkhianat dan tidak layak diberi gelar pahlawan nasional menuai protes dari berbagai kalangan.

Pernyataan Hendropriyono dinilai fitnah terhadap Sultan Hamid II yang merupakan perancang Lambang Negara Garuda Pancasila.

Sultan Melvin meminta pihak berwajib agar menangkap dan mengadili mantan Kepala BIN tersebut. Ia menilai Hendorpriyono sudah menghina kakek Sultan Pontianak itu yang sekaligus perancang lambang negara Indonesia Burung Garuda.

“Dia harus ditangkap dan diadili. Sebelum saya mengeluarkan titah saya sebagai sultan. Jangan tunggu masyarakat marah dan bergerak,” tegas Sultan Melvin melalui keterangan tertulis Sabtu (13/6/2020).

Ia juga meminta Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji tidak diam dan hanya menonton melihat ujaran Hendro tersebut yang menurutnya adalah sebuah penghinaan.

“Gubernur Kalbar jangan hanya diam dan menjadi penonton atas penghinaan ini,” tegasnya.

“Sekali lagi saya tegaskan dia, Hendro Priyono harus segera ditangkap dan diadili sebelum rakyat bergerak,” imbuh Sultan Melvin.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search