Pemuda Muhammadiyah Beri Waktu Ade Armando 7 Hari

- Juni 01, 2020
Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah  memberikan somasi pada pendukung Jokowi, Ade Armando terkait postingan di media sosial yang menyebut Muhammadiyah menggulirkan isu pemakzulan presiden.

Ade akan dilaporkan secara pidana jika tak mencabut pernyataannya dan meminta maaf secara terbuka dalam tempo 7 hari ke depan.

Dosen UI itu juga dianggap dilakukan dengan sengaja untuk menyerang kehormatan dan nama baik Persyarikatan Muhammadiyah dan pribadi Din Syamsudin dan telah masuk dalam unsur pidana melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE dengan ancaman pidana 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta.



"KOKAM PWPM Jawa Tengah mengutuk keras tindakan tersebut dan menuntut kepada pemilik dan admin akun Facebook Ade Armando untuk mencabut postingannya di media sosial Facebook pada tanggal 1 Juni 2020 tersebut, serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan kepada Bapak Prof. Dr. K.H. Din Syamsudin, M.A., terkait postingannya tersebut melalui 5 media massa televisi nasional, 5 media massa cetak nasional, 5 media massa berbasis jaringan internet nasional, dan di halaman media-media social Ade Armando," kata Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah, Andika Budi Riswanto, Senin (1/6/2020).
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search