PDIP Merasa Difitnah Terkait RUU HIP, Dianggap Dukung Komunisme

- Juni 14, 2020
PDI Perjuangan mengaku menolak seluruh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila seperti marxisme-komunisme, kapitalisme-liberalisme, radikalisme, serta bentuk khilafahisme yang marak berkembang dan menjadi ancaman bagi eksistensi dan persatuan bangsa saat ini.

Hal tersebut ditegaskan Anggota DPR Fraksi PDIP Rifqi Karsayuda.

Dalam konteks yuridis, ketentuan itu akan kami konkretkan dengan memasukkan berbagai peraturan perundang-undangan yang melarang keberadaan ideologi-ideologi yang tak Pancasilais itu dalam ketentuan menimbang di RUU HIP  (Haluan Ideologi Pancasila) tersebut," ujar Rifqi Karsayuda, Ahad (14/6/2020).

Ia mengatakan, sebagai partai pemenang Pemilu 2014 dan 2019, PDIP sangat mendengarkan berbagai aspirasi, masukan dan suara rakyat.

"Oleh itu, PDI Perjuangan juga setuju agar ketentuan dalam Pasal 7 RUU HIP yang menegaskan tentang ciri pokok Pancasila sebagai Trisila yang kristalisasinya dalam Ekasila untuk dihapus," kata anggota Komisi V DPR ini.

PDI Perjuangan menegaskan sikap resminya, sebab partai ini kerap difitnah dan disudutkan dalam berbagai pemberitaan terkait pembahasan RUU HIP.

"Kami wajib menyampaikan sikap kami kepada publik. PDI Perjuangan adalah partai pelopor yang akan mengedepankan sikap kebersamaan, solidaritas, gotong royong dan persatuan bangsa. Kita jangan mudah diadu domba dalam berbagai isu dan opini yang tak sehat. Ini merugikan kita semua sebagai bangsa," imbuh Rifqi.
Advertisement

1 komentar:

avatar

Sila pertama PANCASILA ADALAH KETUHANAN YANG MAHA ESA,Yang tidak beragama haram berada di INDONESIA apalagi penghianat PKI.
Idiology KOMUNISME tidak punya gak ada di INDONESIA


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search