Balasan Nampol Untuk PDIP yang Samakan Khilafah dengan Komunisme

- Juni 16, 2020
Mantan Menteri Kehutanan MS Kaban memberi tanggapan soal penolakan Partai PDIP terhadap ideologi yang dipandang bertentangan dengan Pancasila seperti marxisme-Komunisme, kapitalisme-liberalisme, radikalisme, serta bentuk khilafahisme, ditambahkan dalam Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis, Ahad (14/6/2020).

Kaban tidak terima jika paham Khilafah disamakan dengan komunisme. Ia bahkan menilai partai banteng tidak paham Islam.

"Jika PDIP mempersamakan Khilafah dengan Komunisme, ini betul-betul show kebahlulan dan tak faham islam, banyak-banyaklah kaji islam dan sejarah daulah islamyyah," tulis Kaban melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (16/6/2020).

Ia bahkan juga meminta PDIP membuat kajian khusus mengenai paham Khilafah.

"Menyebut Khilafah tanpa ilmu yang utuh ujungnya khilaf..ah. Sebaiknya Mbak Mega bikin pengajian khusus tentang Khilafah biar nggak khilaf," katanya.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search