Luhut: Jangan Kritik Kencang Supaya Diperhatikan, Itu Kampungan!

- Mei 04, 2020
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat untuk dapat menahan diri selama masa Ramadan berlangsung.

"Momen Ramadan ini jangan menjelekkan orang. Nanti puasamu batal," ujar Luhut dalam wawancara bersama Radio RRI, Sabtu, 2 Mei 2020.

Luhut mengakui, selama ini, pemerintah kerap menerima kritik dari sejumlah pengamat yang kontra terhadap langkah dan kebijakan negara di masa pandemi. Namun, ia menyayangkan beberapa di antaranya menyampaikan catatan dan penilaian yang tidak membangun.

Bahkan, ia memandang ada pihak-pihak tertentu yang mendengungkan kritik sekadar untuk memperoleh atensi dari masyarakat. Menurut Luhut, hal tersebut terkesan tak elok.

"Jangan kritik kencang supaya diperhatikan. Itu kampungan," kata mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu

Di samping itu, Luhut juga menampik adanya komentar yang menyebut bahwa ia sebagai menteri koordinator hanya berfokus pada persoalan ekonomi ketimbang penanganan virus corona di masa wabah. Luhut menerangkan, di tengah pandemi ini, menteri-menteri harus memiliki fokusnya masing-masing agar roda perekonomian tetap berjalan.

"Ada yang fokus ke Covid-19, ada yang memikirkan (keberlanjutan) ekonomi karena kamu tetap harus hidup. Masa semua ngurusi Covid-19?" ucapnya.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search