George Floyd Rupanya Gunakan Uang Palsu Saat Belanja di Orang Palestina

- Mei 31, 2020
Warga kulit hitam, George Floyd  sebelum ditindih lehernya oleh seorang petugas polisi rupanya sedang melakukan kebohongan. Ia belanja dengan uang palsu di toko milik orang Palestina.

Hal tersebut ditegaskan oleh imam di Islamic Center of New York dan direktur Jamaica Muslim Center, Ustaz Shamsi Ali saat menjadi narasumber di kajian KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym baru-baru ini.

"Ada warga kulit hitam yang masuk sebuah toko. Kebetulan toko itu dimiliki oleh seorang muslim, Palestina. Warga kulit hitam ini nampaknya membayar dengan uang yang palsu," kata Ustaz Shamsi.

"Maka teman Palestina kita itu menelepon polisi. Permasalahannya bukan di situ, saya kira adalah over reactive yaitu reaksi polisi yang berlebihan. Di mana warga hitam ditangkap kemudian lehernya ditindis sampai meninggal dunia," kata dia menambahkan.

Nah ini, kata dia, yang berakibat kepada kerusuhan. Tapi ia melihat kerusuhan bukan hanya dipicu oleh George Floyd ini.

"Kerusuhan karena memang permasalahan lama yaitu rasisme yang sudah ada sejak lama," tegas dia.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search