Stafsus Milenial Presiden Tak Berdaya dengan Pertanyaan Sederhana Ekonom

- April 03, 2020
Staf khusus milenial Presiden Joko Widodo, Gracia Billy Yosaphat Membrasar dinilai tidak siap diskusi soal bolongnya data penerima bantuan ratusan triliunan untuk mengatasi virus Covid-19.

Hal tersebut ditegaskan Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira.

Bhima menegaskan ketika mereka berdua menjadi narasumber di tayangan Sapa Indonesia bertajuk "Imbas Ekonomi Karena Korona" KompasTV pada Kamis (2/4/2020).


"Sepertinya stafsus milenial tidak siap diskusi soal bolongnya data penerima bantuan yang nilainya ratusan triliun, tidak siap menjawab permasalahan ekonomi karena diperbantukan ke BNPB," kata Bhima.

Stafsus juga tidak siap ditanya soal Perpu No.1/2020 yang isinya mengunci kekebalan hukum dan celah korupsi.

"Jadi karena tidak siap menjawab, saya tanya sederhana aja: Mas mending gajimu disumbang untuk penanganan covid19 semua!" kata Bhima.

"Sepertinya ini yang lebih dibutuhkan stafsus milenial," ujar dia menambahkan.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search