Inilah Cara Berwudhu yang Benar Agar Terhindar dari Corona

- Maret 21, 2020

Islam mengajarkan cara mengantisipasi segala penyakit sebagaimana diajarkan Rasulullah Muhammad SAW. Selain menjaga pola hidup sehat, Rasulullah memerintahkan umatnya untuk menjaga wudhu.

Adapun terkait wabah penyakit menular, Rasulullah SAW juga mengajarkan ilmunya.
 
"Jika kamu mendengar tentang Tho'un (sejenis wabah penyakit yang mematikan) di suatu tempat, maka janganlah kamu memasukinya (tempat itu). Apabila kamu (terlanjur) berada di tempat yang terkena wabah itu, maka janganlah kamu keluar dari tempat itu." (HR. At-Turmuzi dari Sa'id).

Selain untuk bersuci, wudhu juga dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh bakteri maupun virus.

Kiyai Naziri Alfansuri dalam satu kajiannya di Masjid Ar-Rahman, Perumahan Bumi Mas Raya Cikokol Tangerang, mengatakan, untuk menjadi 'mutathahhirin' itu wudhunya harus benar. Karena dari awal Islam menuntun manusia melalui Rasul-Nya agar memperhatikan kebersihan.

"Kalau kita dari awal sudah memperhatikan kebersihan, kita akan terhindar dari virus Corona," kata Kiyai Naziri.

Rasulullah SAW senantiasa berwudhu untuk membersihkan fisiknya dan mengajarkan doa setelah wudhu.
اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ
"Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah saya orang yang selalu bertobat, dan jadikanlah saya orang selalu mensucikan diri, dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."

Wudhu yang dapat menghalangi seseorang dari virus itu adalah wudhu yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Beliau memerintahkan setiap Jumat memotong kuku karena apabila kuku 7 hari tidak dipotong akan menyimpan bakteri. Ada air yang tidak kena karena tertutup kuku kita. Kemudian mencukur bulu-bulu karena bisa jadi ada bakteri di sana.

Allah Ta'ala berfiman: "Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian ingin melaksanakan salat, basuhlah wajah dan tangan kalian sampai ke siku, dan usaplah kepala kalian dan (basuhlah) kaki kalian sampai kedua mata kaki." (Al-Ma'idah: 6).

Sebelum berwudhu, cuci tangan dulu karena sebelum memasukkan air ke mulut itu tangan harus bersih dari bakteri. 

Setelah itu baru ambil air untuk berkumur-kumur. Minimal baca Bismillaah karena akan berpengaruh pada air yang kita sentuh. Air kalau dibacakan Bismillaah molekulnya akan tersusun rapi.

Kumur-kumur tidak hanya membersihkan bekas makanan, tapi juga membersihkan bakteri. Virus itu makhluk Allah Ta'ala yang mematikan. Cara membunuhnya harus dengan menghadirkan yang menghidupkan, yaitu air.

Salah satu sunnah wudhu yaitu menghirup air ke dalam hidung atau disebut Istinsyaq. Dalilnya adalah hadis sahih Imam Bukhari dan Muslim:
عَنْ حُمْرَانَ: أَنَّ عُثْمَانَ دَعَا بِوَضُوءٍ: ... ثُمَّ مَضْمَضَ، وَاسْتَنْشَقَ، وَاسْتَنْثَرَ ... ثُمَّ قَالَ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا. (متفق عليه)
Dari Humran bahwa Utsman RA meminta air wudhu: … Lalu berkumur-kumur dan menghirup air dengan hidung dan mengembuskannya keluar… Kemudian Utsman berkata: "Saya melihat Rasulullah SAW berwudhu seperti wudhu-ku ini." (HR Bukhari Muslim).

Usai itu mencuci muka dari rambut tumbuh sebelah atas sampai dagu atau jenggot. Kemudian dari tangan sampai siku. Setelah itu kepala. Yang dicuci adalah kepala, bukan rambut. Artinya air harus menempel ke kepala. Setelah itu dibasahi, dan sunnahnya kita cuci telinga. Kemudian kaki sampai mata kaki, bukan kaki sampai jari kaki. Kalau hanya sekadar dibasahi saja bakterinya tidak hilang. Mencucinya harus benar-benar sempurna hingga ke celah-celah jari kaki dan telapak.

Beruntunglah menjadi umat Rasulullah dan menjadi hamba Allah karena dididik untuk bersih. Apabila rajin sholat dan rajin memelihara wudhu maka akan terhindar dari Corona. Peliharalah wudhu insya Allah memelihara kita dari segala penyakit.
Selain berwudhu, jangan lupa memperbanyak doa ini:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، وَالجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit kulit, gila, lepra, dan dari penyakit yang jelek lainnya." (HR Abu Daud No 1554, HR Ahmad)

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search