DKI Bisa Kematian Massal Seperti Iran, Kuncinya Bukan Pada Anies

- Maret 26, 2020
Hingga hari ini, Kamis (26/3/2020), sudah ada 893 kasus positif COVID-19 di Indonesia dengan angka kematian yang mencapai 78 jiwa. Karena angka kematian akibat virus corona di Indonesia cukup tinggi, seharusnya pemerintah segera melakukan lockdown wilayah.

"Lockdown mandiri di DKI tidak efektif karena wong cilik tidak bisa disuruh di rumah saja," kata pengamat politik Musni Umar.

Dampaknya, kata dia, penyebaran Covid-19 tidak bisa diputus.

"Saya khawatir terjadi kematian massal warga DKI seperti di Iran, Italia dll karena lelet lockdown," ungkapnya.

Menurut dia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak bisa lockdown karena telah diwanti-wanti Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

"Solusinya ada pada Pak Jokowi," kata dia.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search