Cerita Mengubur Jasad Pasien Corona Setiap 30 Menit

- Maret 24, 2020

Corona tidak berhenti meneror manusia. Keberadaannya bisa membunuh dalam sekejap mata.

Seorang perawat asal Inggris yang berada di garis depan pandemi virus corona baru; COVID-19, di Italia, bernama
Connor McAinsh menceritakan situasi menyedihkan terkait wabah di negara tersebut.

Ia mengungkap tentang pasien yang meninggal dalam jumlah yang mengejutkan.

Pasien dirawat dengan label "angka" karena begitu banyaknya yang datang ke rumah sakit. Menurut McAinsh rumah sakit kewalahan menghadapi pandemi.

Usai menyelesaikan shift malam, McAinsh yang kelelahan usai bekerja di RS Gavazzeni di Bergamo, mengatakan arus kedatangan pasien seperti tanpa henti.

Segera setelah satu pasien meninggal dan dikeluarkan dari bangsal, bangsal itu segera diisi dengan pasien lain yang berjuang untuk hidup. 

Menurutnya, penguburan terjadi setiap 30 menit di pemakaman lokal di Bergamo.

Italia sekarang adalah negara yang paling terpukul di dunia setelah jumlah kematiannya mencapai 4.032 orang, melampaui jumlah kematian di China 3.255 orang.

"Tingkat kematian naik begitu tinggi, segera setelah ada kematian atau bahwa kami dapat memindahkan seorang pasien dari rumah sakit kami ke salah satu rumah sakit pertama yang membawa orang dengan penyakit menular karena mereka memiliki bangsal untuk itu, segera kami akan menerima pasien baru," kata McAnish kepada ITV News, yang dilansir Sabtu (21/3/2020).

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search