"Abang Tidak Bosan 9 Hari Makan Seperti Ini Terus?"

- Maret 31, 2020


Sudah 9 hari ini kami Self Lock Down di dalam kamar tidur rumah asal kami di Medan. Setiap hari makan sepiring nasi putih, dengan rebusan sayur hijau, dan sepotong sambal ikan segar. Hari ini rebus Jipang dan sepotong sambal ikan Tegang Ekor(Cincaru).

Saat memulai makan, isteri kami tercinta, (kata orang Karo), si Nukat Naken-ku, berkata lirih, "Abang tidak bosan sudah 9 hari ini makan seperti ini terus? Apakah abang mau besok awak masakkan sayur lodeh, atau masak tauco, atau rendang kerang Tanjung Balai, kesukaan abang...?"

Saya meliriknya sekejap.

Lalu berkata, "Saat sekarang, di luar sana, ada jutaan warga negara kita yang menahan lapar, karena sulitnya berusaha mencari nafkah saat ini. Abang rasa biar kita makan seperti ini saja selama satu atau dua bulan sampai wabah Virus China ini berlalu. Insya Allah abang tidak bosan. Bahkan saat ini abang sedikit bisa merasakan keadaan kawan kawan di luar sana".

Ku lihat wajah isteriku tertunduk. Ada kaca kaca di matanya. Alhamdulillah. Ya Allah, Engkau berikan aku istri sholihah yang zuhud.

Kami sudah menikah 27 tahun lebih sedikit. Ekonomi keluarga kami tidak lah masuk golongan miskin. Rasanya mampu untuk makan sehari hari dengan menu sedikit mewah. Tapi memang sejak menikah, istriku senantiasa tampil dengan pakaian dan makan minum yg sangat sederhana.

Makan kami nasi putih, sayur rebus, dan ikan atau daging sebagai lauk. Tiga macam saja tidak lebih. Kami baru masak makanan agak istimewa jika ada sanak keluarga atau tamu yang datang ke rumah, sekadar menjamu mereka, sesuai dengan arahan kanjeng Nabi.

Ya Allah segerakan wabah Virus China ini berlalu dari negeri kami. Agar mudah kami beribadah dan bersilaturrahim seperti sedia kala. Khususnya di Bulan Ramadhan dan bulan Syawal mendatang.

All Fatihah...Aamiin...

Medan, 28 Maret 2020,
Tengku Zulkarnain
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search