Warga China Seluruh Dunia: Kami Bukan Virus, Jangan Suuzon

- Februari 02, 2020
Sering ditekan, warga China di seluruh dunia ramai-ramai buka mulut di media sosial atas diskriminasi yang mereka hadapi saat ketakutan tumbuh atas epidemi virus Corona, yang dimulai di kota Wuhan.

Di Prancis, pengguna Twitter menggunakan tagar #JeNeSuisPasUnVirus atau "Saya bukan virus", untuk memprotes diskriminasi yang mereka dapatkan.

"Saya orang China, tapi saya bukan virus! Saya tahu semua orang takut akan virus, tetapi tolong jangan ada prasangka buruk (suuzon.red) terhadap kami,” kicau Lou Chengwang, yang tinggal di Prancis, disertai dengan fotonya memegang kertas dengan tagar #JeNeSuisPasUnVirus.

Al Arabiya menyebutkan bahwa sebuah unggahan di Sino Weibo, media sosial terbesar di China, menyoroti sebuah insiden di mana seorang wanita China dikeluarkan dari sebuah restoran di Jepang.

Menurut rekaman audio di Weibo yang dibagikan oleh seorang reporter dari Phoenix TV yang berbasis di Hong Kong, pelayan restoran itu dilaporkan meneriakkan “orang China keluar” .

Di Sri Lanka, seorang pengguna Twitter menggunggah gambar yang katanya adalah pintu sebuah restoran di negara itu dengan tanda yang mengatakan, "sementara kami telah berhenti memberikan layanan kepada warga China"
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search