Sok Tumpas Kemaksiatan di Padang, Rupanya Ada Kuitansi Hotel Atas Nama Andre Rosiade

- Februari 06, 2020


Dalam penggerebekan praktik prostitusi di Padang, anggota DPR Andre Rosiade yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra itu ikut terlibat bersama pihak kepolisian.

Penggerebekan itu diduga di kamar nomor 606 Kyriad Hotel Bumi Minang. Hal itu diketahui setelah beredarnya selembar kuitansi atas nama Andre Rosiade/Bimo. Dalam kuitansi tersebut, tanggal kedatangan (Check In) 26 Januari 2020, pukul 14.00 WIB dan tanggal keberangkatan (Check Out), 27 Januari 2020, pukul 12.00 WIB.

Keterangan di kuitansi atas nama Andre Rosiade/Bimo tersebut, memesan dua kamar, yaitu 606 dan 608.

General Manager Kyriad Hotel, Fadjri enggan berkomentar banyak terkait kuitansi itu.

Pimpinan pusat melarang untuk memberikan komentar tentang adanya pengungkapan kasus prostitusi online di hotel itu.

“Kami hanya fokus untuk mengembangkan bisnis secara syariah. Kami tidak ingin ikut berkomentar dalam kasus ini. Tahu sendiri Bapak, politik,” ujar Fadjri seperti dilansir Langkan.id, Rabu (05/02).

Menurut Fadjri, terkait kuitansi itu, sesuaikan saja dengan yang beredar. Namun, soal statement dari pihak hotel, Fadjri tidak ingin berkomentar “Jadi kalau kuitansi beredar, ya sesuai itu aja. Tapi dari saya, belum bisa memberikan statement,” katanya.

Di media sosial, Andre Rosiade bersumpah Demi Allah soal prostitusi di Padang.

"Demi Allah sy sbg yg lahir dan besar di Padang tidak ingin kota sy ini kena Azab Allah krn maksiat merajalela. Dan masyarakat juga byk melaporkan ke sy. Untuk itu sy bekerjasama dgn Polisi utk memberantas Prostitusi Online. Sy tidak mau menjadi Selemah2 nya Umat," kata Andre.

Pernyataan Andre itu mendapatkan respons dari warganet.

"Padahal apa salahnya melaporkan ke pemko Padang mengenai masalah ini. Jujur aja selama buya Mahyeldi itu t4 utama prostitusi yg dulu gak terjamah udah dilenyapkan. Yg daring ini memang agak sulit karena ini kan org2 yg memang 'nakal'," kata akun Fuad Marzuq.

"Sumpah pake nama Allah tapi caranya licik banget. hih jijik. biar kata pelacur juga ga gitu juga kali caranya," kata akun Mehmed Wahid.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search