PSI Nilai Perusakan Mushola Dampak dari Muslim yang Tutup Gereja

- Februari 01, 2020
Politisi PSI Mohamad Guntur Romli memberikan respons soal perusakan
mushola di Perumahan Agape, Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara. Ia menilai aksi tersebut merupakan reaksi terhadap radikalisme muslim yang menutup gereja.

“Pengrusakan Musola di Minut adlah reaksi thdp radikalisme di kalangan bbrp muslim yg juga menutup gereja,” kata dia melalui akun Twitter-nya @GunRomli belakangan ini.

Perusakan Mushola di Perumahan Agape, Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara merupakan friksi antar-radikalis.

“Radikalisme apapun agamanya sama2 mengancam negeri ini. Harus kita tolak & lawan bersama-sama!” tegas Guntur.

"Kita akui, kita cegah bersama-sama, bukan malah gunakan istilah yg menipu sprt Musola disebut ‘balai pertemuan’ atau Gereja disebut ‘rumah ibadah liar’ hanya krn masalah izin,” kata dia menambahkan.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search