Pastor di AS Sebut Corona Itu Azab Karena China Tak Bertuhan

- Februari 03, 2020
Jika Indonesia sebagian orang menyangkal soal azab, beda cerita dengan warga di Amerika Serikat.  Seorang pastor evangelis Amerika Serikat (AS) mengaku bahwa virus Corona jenis baru, 2019-nCoV, yang sudah membunuh 170 orang di China dan menyebar di berbagai negara merupakan azab Tuhan. Menurut dia "malaikat maut" sudah dikirim untuk membersihkan planet Bumi dari para pendosa.

Pria bernama Rick Wiles ini mengatakan kepada pemirsa di acara web TruNews, di mana ia memperingatkan bisa penyakit itu menjadi "pandemi global" yang bisa membunuh ratusan juta orang.

Ia menyampaikan sugesti bahwa virus itu dimulai di China karena "pemerintah Komunis yang tidak ber-Tuhan menganiaya orang-orang Kristen dan melakukan aborsi paksa." Dia juga mengatakan "malaikat maut" akan mengawasi Amerika Serikat.

"Tuhan akan membersihkan banyak dosa dari planet ini," kata Wiles.

"Lihatlah Amerika Serikat, lihatlah 
 rohani di negara ini, kebencian terhadap Tuhan, kebencian terhadap Alkitab, kebencian akan kebenaran," kata dia, seperti dikutip New York Post, Kamis (30/1/2020).
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search