MUI Setuju Orang Kaya Nikahi Orang Miskin

- Februari 20, 2020
Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menilai apabila ada laki-laki kaya yang mau menikahi dan menafkahi janda-janda miskin maka itu langkah yang baik.

"Ada sebuah semangat di situ ya, karena banyak sekali keluarga miskin, ada sekali janda-janda yang ditinggal suaminya. Mereka harus mengurusi anak, sementara harus mengurus anak, harus juga mencari nafkah. Kalau misalnya orang kaya yang suka kepada dia, dan dia suka laki-laki, kayak itu ya bagus," kata Anwar pada Rabu (19/2).

"Jadi keluarga miskin akan terangkat jadi kaya, jumlah orang miskin jadi sedikit," lanjutnya.

Selain menikahi janda, laki-laki kaya juga bisa menikahi anak gadis dari keluarga miskin.

"Dia keluarga miskin belum punya suami, lalu dikawin oleh orang kaya, anak gadis yang miskin dikawin oleh orang kaya (jadi ikut kaya)," jelasnya.

Anwar mendukung usulan orang kaya menikahi orang miskin karena dapat membantu mengentaskan kemiskinan. Selain itu Anwar mengatakan, perputaran harta orang kaya jadi tidak hanya berputar di lingkaran orang kaya saja.

Menko PMK Muhadjir Effendy menyarankan Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan fatwa atau peraturan tentang pernikahan berdasar status ekonomi alias orang kaya menikahi orang miskin. Hal itu, kata dia, bisa mengurangi tingkat kemiskinan di negeri ini.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search