Kehabisan Ruangan, RS Biarkan Mayat Korban Corona Tergeletak di Emperan

- Februari 02, 2020
Seorang pria China ditahan setelah secara diam-diam merekam aktivitas di sebuah rumah sakit (RS) yang menangani para korban virus Corona Wuhan.

Rekaman tersebut memperlihatkan bagaimana rumah sakit telah kehabisan ruangan untuk para korban yang meninggal.

Pria China itu bernama Fang Bin ditangkap oleh polisi karena mengambil rekaman video staf rumah sakit Wuhan yang mengenakan pakaian hazmat menangangi korban virus Corona secara diam-diam.
Bin pergi ke sebuah van di luar rumah sakit dan menghitung delapan kantong mayat bertumpuk jadi satu sebelum ia kemudian masuk ke bangsal. Begitu di dalam, Bin menemukan lebih banyak mayat tergeletak di koridor menunggu orang memindahkannya ke luar.

Akhirnya ia dibebaskan oleh pihak berwajib dan komputernya disita. Namun ia tetap diperbolehkan memiliki ponsel.

Bin mengunggah video lain ke Twitter di mana ia mengaku masih takut akan kembali ditangkap dan semua warga China harus menunjukkan solidaritasnya.

"Saya telah mengatakan bahwa keselamatan saya bergantung pada semua orang. Tidak ada gunanya takut. Tidak ada gunanya memohon kepada mereka. Semakin Anda takut, semakin mereka melakukan hal-hal seperti ini. Satu-satunya jalan keluar adalah semua orang bersatu,” ujarnya seperti dikutip dari news.com.au, Ahad (2/2/2020).
Advertisement

3 komentar

avatar

Allah maha besar ....dan apa yg dia ciptakan bumi dan langit serta isinya dia tdk berat memelihara keduanya....


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search