Corona Diam-diam Menyusup di Xinjiang: Muslim Uighur Terancam

- Februari 05, 2020
Virus corona dikabarkan telah menyebar hingga Xinjiang. Dua juta etnik Uighur Muslim yang diduga ditahan di sejumlah kamp di Xinjiang itu pun semakin rawan terjangkit virus.

CNN dan BBC menunjukkan virus corona di Xinjiang telah menginfeksi dua pria yang datang dari Hubei yang menjadi sumber wabah.

Beberapa pakar khawatir kondisi di dalam kamp penahanan yang sangat buruk, termasuk sanitasi yang tak terjaga, membuat virus itu semakin mudah menyebar di dalam kamp-kamp penahanan.

China telah menahan jutaan etnik Uighur di Xinjiang dengan dalih memberikan keterampilan dan menangkal ideologi radikal.

Uighur dan etnik muslim lainnya selama ini hanya menjadi sasaran penyiksaan, kekerasan, sterilisasi paksa, pengawasan tingkat tinggi dan langkah keamanan yang sangat ketat.

Kamp penahanan yang tidak bersih dan menu makan yang buruk, sebanyak dua juta etnik Uighur yang ditahan itu sangat mudah terkontaminasi penyakit dan virus.

Radio Free Asia menyebutkan di dalam kamp-kamp langsung terkait kondisi buruk.

"Kita tahu fakta bahwa kondisi di kamp itu mengerikan. Banyak orang terjangkit penyakit serius akibat terlalu padat dan kondisi kotor. China harus melakukan segalanya sesuai kemampuannya untuk mencegah penyebaran virus Wuhan ke kamp mana pun karena konsekuensinya akan menjadi bencana, berakibat kematian puluhan ribu Uighur yang ditahan sewenang-wenang," kata Presiden Kongres Uighur Dunia yang berbasis di Jerman, Dolkun Isa, dilansir theislamicinformation.com.

Dolkun Isa mendorong Palang Merah Internasional dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) datang ke kamp-kamp penahanan itu untuk membantu upaya menghentikan penyebaran virus maut tersebut.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search