Caleg PSI Terseret Kasus Jiwasraya, Politisi: Ngaku Ber-DNA Antikorupsi? Pret!

- Februari 07, 2020
Tim penyidik Kejaksaan Agung memeriksa Dirut PT. Oto Trasindo, Franky Tjokrosaputro terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi PT. Asuransi Jiwasraya, Rabu (5/2). Franky diperiksa sebagai saksi bersama delapan orang lainnya.

Kejagung juga memanggil saksi lain. Mereka adalah Supandi Widi Siswanto Komisaris Independent PT. SMR Utama tahun 2012- 2015; Rina Mariatna Sekretaris Pribadi Tsk Benny Tjokrosaputro; Phang Djaja Hartono sebagai Direktur utama PT. Gunung Bara Utama; Veny Indrawati sebagai Komisaris utama PT. SMR Utama tahun 2012-2015; Utomo Puspa Suharto sebagai Komisaris rangkap Direktur PT. Topanz Investment; Johan Siboney Handoyono sebagai Direktur Financial PT. Gunung Bara Utama.

Tim penyidik Kejagung juga memanggil dua nama yang tidak disebutkan asal instansinya, seperti Djasmanto Halim dan Hence Gunawan Kosasih.

“Mereka hadir dalam pemanggilan hari ini,” kata Kepala pusat penerangan dan hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Hari Setiyono saat dikonfirmasi, Rabu (5/2/2020).

Franky rupanya adalah calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) daerah pemilihan Lebak dan Pandeglang pada 2019.

Kabar yang menyeret caleg PSI tersebut langsung disahut oleh politisi Demokrat, Taufiqurrahman.

"Ini nih yang ngaku ber-DNA anti korupsi? Prett!" kata aleg DPRD DKI itu.
Advertisement

1 komentar:

avatar

Kalau sebagai saksi ya wajar, kalau kesangkut pecat dari partai politik ngotor ngotori politik


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search