Akhirnya Azan Berkumandang di Minahasa, Fixed Bukan Balai Pertemuan Kan?

- Februari 17, 2020
Sempat terhenti karena Masjid Al-Hidayah dirusak oknum tak bertanggung jawab pada Rabu (29/1/2020) lalu, kini azan Maghrib dari Masjid Al-Hidayah Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya kembali menggema.

Begitu azan dikumandangkan muazin Masjid Al-HIdayah, pesan berantai melalui WhatsApp Group  dan media sosial lainnya viral. Umat Islam Minut dan warga nonmuslim yang cinta damai bahagia. Kehidupan damai saling menghormati kembali terjadi di Minut.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Minut, Baidlowi Ibnu Hajar menjelaskan, pertemuan antara jamaah Masjid Al-Hidayah Perum Agape Griya bersama pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kabupaten Minut untuk merajut kembali tali silaturahmi sesama masyarakat.

“Cuma ingin merajut kembali tali silaturrahmi sesama masyarakat Tumaluntung yang sebelumnya tersumbat,” kata Baidlowi, Senin (17/2/2020).

Kapolres Minut AKBP Grace KD Rahakbau mengajak masyarakat Minut, terutama warga Perum Agape, untuk menjaga keamanan serta memelihara persatuan dan kesatuan antar umat beragama.

“Jika Tuhan memberi suatu masalah, pasti ada jalan keluarnya dan pasti ada hikmah. Kami berharap kita semua bergandengan tangan untuk masyarakat Agape, apa yang sudah terjadi dapat kita ambil hikmahnya,” ujarnya.

Ke depan ia berharap tidak ada jarak lagi, buang rasa curiga, kembalilah seperti keadaan sedia kala.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search