Yang Janggal dari Konferensi Pers PDIP

- Januari 17, 2020
Ada yang janggal dari Konferensi Pers yang diadakan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Rabu lalu. Konpers yang membahas penggeledahan dan penyegelan yang dilakukan KPK di Kantor PDIP.

Kejanggalan itulah yang kemudian disoroti oleh warganet dan politisi lain.

"Kesetiaan seseorang pada partai seharusnya berhenti ketika menjabat sebagai pejabat publik. Tapi kemudian Menkumham konpers sebagai bagian dari tim hukum partai," kata selebtwit centang biru Gita Putri pada Kamis (16/1/2020).

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Fathul Bahri pun mengingatkan kepada Yasonna yang seharusnya bisa menjaga etika selaku pejabat menteri.

Sebagai pejabat publik, Menkumham harus menjaga etika dengan baik, sehingga menghindari kemungkinan adanya konflik kepentingan. Apalagi isunya terkait masalah hukum yang menjadi salah satu portofolio beliau sebagai Menkumham," kata Fathul pada Kamis, 16 Januari 2020.

Dia menekankan Yasonna mesti paham sebagai kader PDIP yang notabene pememenang pemilu. Yasonna seharusnya memberikan contoh yang baik untuk publik.

Sebagai kader parpol pemenang Pemilu 2019, seharusnya Yasonna memberikan keteladanan dalam menjaga etika sebagai pejabat publik," jelas Fathul.

Posisi Yasonna sebagai Menkumham untuk dua kali berturut juga masih disorot. Sejumlah kiontroversi selama menjadi menkumham menjadi alasannya.

"Keberadaan beliau sebagai kader parpol yang menjadi Menkumham saja, itu masih banyak pihak yang mempermasalahkan, apalagi beliau melibatkan diri terkait kasus yang membelit parpolnya," tuturnya.

"Kesetiaan seseorang pada partai seharusnya berhenti ketika menjabat sebagai pejabat publik. Tapi kemudian Menhukham konpers sebagai bagian dari tim hukum partai," kata selebtwit centang biru Gita Putri.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search