Umat Islam Singapura yang Terpapar Corona Boleh Nggak Jumatan

- Januari 31, 2020
Umat muslim yang diduga terpapar virus corona diperbolehkan tidak mengikuti ibadah Sholat Jumat. Demikian fatwa Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS).
MUIS menyebut, ibadah wajib bagi pria Muslim itu bisa diganti dengan Sholat Dzuhur di rumah masing-masing.

"Jika ada gejala-gejala terpapar virus corona atau sedang berada di dalam karantina, Islam memberikan kemudahan untuk tidak menghadiri ibadah Sholat Jumat. Sebagai gantinya, bisa melaksanakan Sholat Dzuhur di lokasi masing-masing," tulis MUIS dalam keterangannya.

Menurut MUIS, umat Muslim yang sedang sakit, disarankan untuk tidak keluar rumah. Sebab, dikhawatirkan, virus yang menjangkitnya bisa menular ke orang lain.

"Sebagai tindakan pencegahan, hendaknya menghindari tempat ramai jika kita merasa tidak enak badan. Nabi Muhammad SAW pernah melarang orang sakit meninggalkan rumahnya agar virus yang menjangkitnya tidak menyebar ke orang lain," tambah MUIS.


MUIS juga menyarankan masyarakat untuk mengikuti petunjuk dari petugas medis profesional. Termasuk dengan mengikuti karantina apabila muncul tanda-tanda virus corona.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search