UAS: Kalau Tak Kenal Syaikh Burhanuddin, Saya Kini Masih Makan Kelelawar

- Januari 25, 2020
Pendakwah nasional Ustaz Abdul Somad mengutip tausiyah Syaikh Alaiddin Athori ibn Syaikh Aidarus ibn Syaikh Abdul Ghani al-Khalidi an-Naqsyabandi soal makan kelelawar.

"Kalau indak dek Syaikh Burhanuddin, awak kini masih makan Kluang ",
 kata UAS sambil menyertakan tausiyah Syaikh Alaiddin Athori ibn Syaikh Aidarus ibn Syaikh Abdul Ghani al-Khalidi an-Naqsyabandi pada ziarah ke makam Syaikh Burhanuddin. (lahir 1111M) di Kuntu, Riau.

Ungkapan UAS tersebut mendapatkan pertanyaan dari jamaahnya soal kehalalan kelelawar.

"Bukankah kelelawar itu dilarang dimakan ya Ustaz?" kata akun Yetti 82.

Pertanyaan itu dibantu jawab oleh warganet lain. "Artinya kalau nggak ada syeikh, beliau pasti masih makan. Berarti dilarang." kata akun Syaiful B.

Pernyataan UAS tersebut dikaitkan dengan kebiasaan orang China yang makan makanan mentah termasuk kelelawar, sehingga mendatangkan penyakit ataupun virus seperti virus Corona.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search