Letak Kebohongan KPK Soal Akses

- Januari 29, 2020
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak sungguh-sungguh kerja dalam memburu Harun Masiku, tersangka kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR dari PDIP.

Demikian ditegaskan Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar. Hal ini merujuk pernyataan Dirkerma Ditjen Imigrasi, Rohadi, yang menyebut kalau KPK dan beberapa lembaga lain sudah terintegrasi dengan pihaknya untuk tahu siapa saja yang keluar masuk Tanah Air tanpa perlu izin ke pihaknya.

"KPK punya akses langsung ini menunjukkan KPK gak kerja, jadi mohon maaf Jubir KPK (Ali Fikri) anda ada bohongnya. KPK dikasih akses. Jadi, jubir KPK gak dapat info nih," ujar dia di Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa (28/1/2020).

Haris menyesalkan pernyataan Jubir KPK yang menyebut kalau belum ditangkapnya Harun adalah masalah waktu. Haris menilai pernyataan Jubir KPK tidak seperti penegak hukum padahal mereka adalah penegak hukum.

"Jubir KPK ke sini mengatakan soal waktu. Kaya orang belajar ilmu fisika teori Einstain. Gak menjelaskan sebagai penegak hukum," katanya.

Jubir KPK, Ali Fikri, mengatakan masalah Harun Masiku hanya waktu. Ketika KPK menangkap bekas politikus Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin butuh waktu.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search