KPK Merahasiakan Kapan Geledah Kantor PDIP

- Januari 14, 2020
Lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memberi kepastian kapan menggeledah kantor DPP PDIP, terkait kasus suap pengurusan PAW terhadap Komisioner KPU.

Tim satgas KPK sempat ingin menyegel markas Partai Banteng pasca OTT pekan lalu, tapi gagal karena belum mendapatkan izin.

Sejauh ini baru kantor dan rumah Komisioner KPU Wahyu Setiawan, salah satu tersangka kasus ini, yang digeledah tim KPK.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengaku belum dapat memastikan apakah lokasi berikutnya adalah kantor DPP PDIP yang menjadi target penggeledahan pihaknya.

"Mengenai tempat berikutnya yang akan digeledah, tentu kami belum bisa menyampaikan tempat mana yang akan dilakukan upaya paksa penggeledahan," kata Ali Fikri pada Selasa (14/1/2020).

Saat menggeledah rumah dan ruang kerja Wahyu, tim telah menyita sejumlah dokumen penting yang diduga berkaitan dengan kasus suap yang menderanya.

Alasan merahasiakan proses penggeledahan yang akan dilakukan KPK, karena dikhawatirkan bisa mengaburkan barang bukti yang dicari KPK dalam kasus ini.

Ali menyebut tim KPK memiliki strategi khusus dan target yang akan dituju dalam kasus yang juga telah menjerat dua  orang Kader PDIP, Harun Masiku dan Saeful.

"Mengenai itu (penggeledahan), tentu penyidik KPK punya strategi. Kami punya target apa yg harus didapatkan di proses penyidikan. Selain kemarin di Gedung DPP PDIP yang enggak jadi, kami tunggu perkembangan apa lagi yang akan digeledah," kata Ali Fikri.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search