Ikan Arwana Sungai Amazon yang Mati di Batam Dikafani

- Januari 29, 2020
Konservator Hutan Mata Kucing, Netty Herawaty, mengaku cukup kehilangan hewan peliharaannya, ikan arapaima gigas di hutan konservasi Mata Kucing, Batam, Kepri, ditemukan mati pada Senin (27/1/2020).

Ia menguburkan ikan yang dipelihara selama 16 tahun oleh pengelola hutan wisata itu di sekitar hutan. Prosesi penguburan ikan ini pun digelar dengan ritual khusus yakni dikafani dan kuburannya cukup dalam pun digali.

"Penguburannya dikafani," ujar Netty seperti dilansir Batamnews, Selasa (28/1/2020).

Arapaima Gigas dengan panjang 2,34 meter dengan berat lebih dari 150 kilogram itu merupakan yang terakhir dari 3 ekor ikan yang dipelihara selama ini. Dua ekor lainnya sudah mati beberapa tahun terakhir.

Ikan air tawar terbesar di dunia ini berasal dari perairan daerah tropis Amerika Selatan yaitu Sungai Amazon. Netty mengaku sedih dengan kepergian ikan yang biasa dipanggilnya Paima itu.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search