Dewas TVRI Nilai Liga Inggris Tak Sesuai Jati Diri Bangsa, Kini: TVRI Akan Tayangkan Serial dari China

- Januari 22, 2020
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) akan meluncurkan tayangan baru. Tayangan itu adalah sejumlah serial dan dokumenter asal China.

Penayangan tersebut, seperti dilansir Xinhua, merupakan bentuk kerja sama antara TVRI dengan Guangxi Radio and Television Information Network Corp. Ltd. Berdasarkan laporan Antara, TVRI sudah menjalin kerja sama sejak 2007 silam.

Drama China yang bakal menayangkan serial, dan Miracle China hadir dengan dokumenter-dokumenter dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Salah satu serial yang bakal ditayangkan bertajuk Trial Marriage. Sementara itu, dokumenter yang diputar akan mengangkat kisah kehidupan di Negeri Tirai Bambu.

Wakil Presiden Guangxi Radio and Television Information Network, Zheng Kui, berharap tayangan itu akan memberikan gambaran kehidupan orang China. Menurutnya, orang Indonesia dan China memiliki kemiripan nilai kehidupan dan budaya.

Kerja sama ini juga merupakan bentuk peringatan hubungan diplomatik kedua negara yang memasuki tahun ke-20. Indonesia dan China sudah menjalin hubugan diplomatik sejak 1950.

"China telah memproduksi banyak film dan serial TV. Saya percaya bila itu ditayangkan di TV Indonesia, akan bisa bersaing dengan drama asal Asia lain yang dinikmati oleh orang Indonesia," kata Deputi Direktur Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk Wilayah Asia Timur dan Pasifik, Elizani Nadia Sumampouw.

Sebelumnya, Liga Inggris menjadi salah satu polemik dibalik pemecatan Helmy Yahya sebagai Dirut TVRI. Tayangan Premier League disebut tak sesuai jati diri bangsa.

Dewan Pengawas (Dewas)TVRI telah memecat Helmy Yahya dari posisi Dirut LPP TVRI. Helmy disebut tidak memberikan penjelasan mengenai siaran berbiaya besar semisal acara pertandingan Liga Inggris.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search