Ustaz Papua: Mengapa Hanya Masjid yang Diawasi, Tempat Ibadah Umat Lain Tidak?

- Desember 04, 2019
Pendakwah nasional dari tanah Papua Ustaz Fadlan Garamatan mempertanyakan mengapa masjid diawasi sementara tempat ibadah lain tidak diawasi.

"Mengapa Masjid saja yang diawasi, sementara Gereja, Pura, Klenteng tempat ibadah umat lain tidak diawasi, itu tidak adil, atau sedang sakit islamphobia, bertaubatlah sebelum di periksa Allah kelak, dan saat ini antum sedang di awasi Allah dan seluruh MalaikatNya," kata Presiden Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) pada 29 November 2019.

Ia mengingatkan siapa yang mengawasi masjid dan orang dalam beribadah maka dia akan diawasi ribuan malaikat Allah.

"Siapa yang mengawasi Masjid dan orang dalam masjid beribadah maka dia akan di awasi ribuan malaikat Allah sejak ia berniat dari tempatnya menuju ke Masjid dan Dia juga akan memikul seluruh dosa2 orang yang dalam masjid, sampai orang2 dalam masjid memaafkannya," kata dia.

"Waspadalah dirimu dan keluargamu bahwa yang berada di seluruh Masjid itu Puluhan Ribu Malaikat Allah, jika dirimu bertugas mengawasi orang di masjid dengan narasi kebencian, maka bersiap siaplah engkau dan Keluarga Mu menerima hukuman terberat karena Masjid itu Baitullah,"
Advertisement

1 komentar:

avatar

pace sa kasih ko e.. mesjid harus di awasi karena de pu ulama tra tau diri. baru hafal satu dua ayat baru de su ceramah bikin jelek ulama lain. dan harus diakui para ulama dan mengaku ustad de kemampuan beda beda. baru hidup di pesantren tiga tahun su berani ceramah. itu harus ko akui. padagahal untuk ceramah itu de pu ilmu harus jelas. beda dengan kriten deng katholik dorang untuk jadi pastur dan pendeta harus sekolah dulu dan jelas keilmuan nya. sa muslim juga sa pu tali pusar ada tatanam disana jadi stop bikin diri inti..


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search