Sering Dihujat Karena Uighur, Ust YM: Apakah Saya Bukan Saudara?

- Desember 21, 2019
Pendakwah nasional Ustaz Yusuf Mansur menyebut bahwa
tidak ada yang berpihak kepada kekejaman hak asasi manusia di bumi ini. Ia mempersilakan untuk mengekspresikan kepedulian atas insiden kemanusiaan.

"Dan mangga. Silahkan mengekspresikan dalam bentuk yang dipilih dan diambilnya.
Jgn lupa berdoa. Tetep positif," kata dia pada Sabtu (21/12/2019)

Ia mengingatkan untuk menjaga keutuhan dan kedamaian di negeri sendiri juga.

"Jgn sampe kemudian malah pecah belah ga keruan di dalam. Kalau dicaci dimaki, jgn bales. Itu awal dari perselisihan hebat. Dan ga usah bela2 kwn dan sdr serta ust yg dicaci dimaki. Ga usah. Doakan aja. Seperti Rasul mendoakan penduduk Thaif," ungkap dia melalui media sosial.
View this post on Instagram

Kemanusiaan yang adil dan beradab. #westandwithuyghur

A post shared by HudHud Project (@hudhud.project) on


Ia mengaku salut dengan mereka yang membela sesama muslim.

"Selebihnya, saya tetap salut dan kagum. Dg semangat kwn2 membelas Islam walmuslimin. Itu sangat baik. Semoga Allah menerima sbg bukti bhw setiap muslim bersaudara," kata pria yang mendukung Jokowi pada Pilpres kemarin .

"Nah tinggal pertanyaannya, apakah saya bukan saudara? Hehehe," ujar Ustaz yang belakangan dirundung gara-gara menyebut Uighur di Xinjiang baik-baik saja.
Advertisement

1 komentar:


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search