Saat Jamaah Bertanya kepada UAS Soal Istri Minta Cerai

- Desember 09, 2019

Pendakwah nasional Ustaz Abdul Somad atau UAS menjawab pertanyaan salah satu jamaahnya soal hukum ketika seorang istri meminta diceraikan oleh sang suami.

"Kalau kita bertengkar sama istri, istri minta cerai, apa yang kita lakukan? Ceraikanlah. Istri saya tidak minta, kalau istri saya minta-minta, saya ceraikan. Saya ceraikan, ngapain susah-susah," kata UAS dalam video YouTube yang diunggah Teropong Islam.

UAS juga menyoroti tentang pengertian sebuah rumah tangga. Menurut UAS, tidak sedikit kaum perempuan maupun laki-laki yang masih belum mengerti tentang pernikahan. Hal itu, kata UAS, disebabkan karena kebanyakan calon pengantin tidak mengerti hak dan kewajiban pasangan suami istri.

"Saya ingin cerita tentang pernikahan nih. Idealnya saudara-saudara perempuan, saudara laki-laki sebelum menikah dia mesti kursus pernikahan dulu. Supaya dia tahu apa itu haknya, apa itu zihar, apa itu lia'n, apa itu talaq, apa itu rujuk, apa itu iddah, apa itu nafaqah, apa itu kewajiban-kewajibannya," ujarnya. 

UAS menjelaskan, perempuan memiliki lima hak yang wajib dipenuhi dari suami. Lima hak itu adalah makan, pakaian, tempat tinggal, perhatian, dan pendidikan. "Seksualitas itu masuk dalam perhatian," katanya.

Jika seorang suami tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada kaum hawa, lanjut dia, seorang istri bisa mendapatkan haknya sebagai seorang istri untuk menuntut talaq satu ke Pengadilan Agama. Hak melakukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama itu juga telah diikrarkan oleh seorang suami setelah melafazkan akad nikah, yaitu melalui janji atau ikrar Sighat Taklik.

"Sighat Taklik itu nanti yang akan diucapkan langsung oleh calon suamimu, di hadapan hakim, kalau saya tidak mampu memberikan nafkah kepadamu selama dua tahun, atau tidak memberikan nafkah lahir dan batin selama tiga bulan berturut-turut, maka ketika istriku datang ke pengadilan agama dan dia menuntut talaq satu, maka jatuhlah talaq satu kepada saya setelah istri saya membayar iwadh Rp10 ribu kepada Direktorat Pendidikan Agama Islam," ujar UAS.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search