Menteri India Usir Muslim, Dipersilakan ke Negara-Negara Islam

- Desember 23, 2019
Menteri Transportasi India, Nitin Gadkar mengatakan, umat Muslim bisa pergi ke negara-negara Islam. Ini adalah sebagai bentuk atas Undang-Undang Kewarganegaraan baru India. Umat muslim yang dimaksud adalah dari Afghanistan, Bangladesh dan Pakistan.

Saat aksi dalam mendukung Undang-Undang Kewarganegaraan, Nitin mengatakan, umat Muslim  memiliki pilihan untuk pergi ke sebanyak 150 negara Islam di dunia. Sementara itu, papar Nitin, kaum minoritas di tiga negara itu tidak memiliki tempat selain India untuk mencari perlindungan

"Orang-orang Muslim yang datang dari tiga negara ini tidak disebut sebagai pengungsi, sementara orang Hindu, Jain, Parsis, Sikh, Kristen dan lain-lain disebut sebagai pengungsi," ucap Nitin, seperti dilansir Sputnik pada Senin (23/12/2019).

"Ada 100 hingga 150 negara yang mayoritas Islam, jika Muslim Pakistan, Afghanistan, dan Bangladesh ingin meninggalkan negara mereka, mereka dapat pergi ke sebanyak 150 negara. Tetapi orang-orang Hindu, Sikh, Jain, Parsi, Kristen tidak punya tempat lain, selain India," sambungnya.

Umat Hindu dan minoritas agama lainnya harus menghadapi penganiayaan di Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan, serta tidak punya tempat lain selain India.

"Ke mana mereka akan pergi, kecuali India? Mereka dihadapkan dengan banyak kekejaman, pembunuhan, pemerkosaan, dan penjarahan harta benda mereka. Ada pertobatan yang kuat," tambahnya.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search