Erdogan: Dunia Lebih Peduli Minyak Daripada Anak Pengungsi Muslim

- Desember 18, 2019
Presiden Turki Tayyip Erdogan mendesak kekuatan dunia membantu Ankara memukimkan kembali 1 juta pengungsi Suriah secepatnya. Ia menilai berbagai negara bergerak lebih cepat untuk menjaga ladang-ladang minyak Suriah dibandingkan anak-anak pengungsi Suriah.

Saat ini, negara Erdogan menampung 3,7 juta pengungsi Suriah atau populasi pengungsi terbesar di dunia. Lebih dari 600.000 pengungsi akan sukarela bergabung sekitar 371.000 orang yang telah berada di zona aman di Suriah utara. Wilayah Suriah utara dikontrol Turki setelah mengusir milisi Kurdi dari sana.

Pada Forum Global untuk Pengungsi di Jenewa, ia mengatakan, "Saya pikir pemukiman kembali dapat dengan mudah mencapai 1 juta jiwa dalam waktu sangat singkat."

Rencana itu mendapat sindiran dari Sekretaris Jenderal Dewan Pengungsi Norwegia Jan Egeland yang menyatakan memukimkan kembali pengungsi Arab di wilayah yang sebelumnya dihuni Kurdi adalah langkah yang salah. "Saya harap ini tidak akan terjadi, benar. Ini seharusnya jangan terjadi," kata Egeland pada Reuters.

Turki berharap agar para pengungsi Kurdi Suriah yang jumlahnya mencapai 300.000 orang akan menjadi yang pertama kembali ke zona aman di antara kota Ras al Ain dan Tel Abyad.

Turki telah menghabiskan lebih dari USD40 miliar karena menampung para pengungsi. Dia mengkritik Uni Eropa yang menjanjikan bantuan USD6,61 miliar, tapi gagal memberikannya meski hanya setengah dari jumlah yang dijanjikan tersebut.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search