Di Bawah Guyuran Hujan Petir, Massa Bela Uighur Sampaikan 7 Tuntutan

- Desember 27, 2019
Massa aksi demo solidaritas bela Uighur yang berkumpul di depan Kedutaan Besar China, tetap bertahan meski diguyur hujan deras, Jumat (27/12).

Mendadak turun hujan deras saat aksi sedang berlangsung sekitar dua jam. Tak sedikit yang bertahan dengan kondisi basah kuyup.

Peserta aksi tampak membawa bendera dan spanduk serta bendera berlafal tauhid dan poster-poster berisi tuntutan.

Ketua PA 212 Slamet Maarif. Slamet juga membacakan beberapa poin tuntutan di depan massa demo.

Tuntutan tersebut berisi:

1. Mengecam dan mengutuk keras rezim komunis China terhadap saudara kami muslim Uighur

2. Menuntut pemerintah komunis China agar menghentikan segala perampasan HAM Uighur

3. Menuntut pemerintah komunis China untuk tidak melarang peribadatan muslim Uighur serta tidak melarang Al-Quran untuk dibaca dan disebarluaskan

4. Menuntut pemerintah komunis China membuka akses kepada penyelidik independen internasional

5. Meminta OKI untuk membentuk tim investigasi dan membawa hasil investigasi pelanggaran HAM tersebut ke internasional

6. Mengecam pemerintah Indonesia yang berpangku tangan dalam persoalan bangsa Uighur

7. Menyerukan kepada rakyat Indonesia umumnya dan umat Islam, khususnya, untuk memboikot pembelian atau konsumsi produsen, distributor China, dan menarik seluruh simpanan dari sistem perbankan milik China dan menghentikan seluruh proyek kerjasama dengan China dalam segala bentuknya.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search