Sukmawati: Nabi Muhammad Telah Tiada, Tapi Jiwa Soekarno yang Ada

- November 22, 2019

Sukmawati Soekarnoputri menegaskan bahwa dia sama sekali tidak merasa bersalah dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. 

Adik Megawati Soekarnoputri itu menyampaikan Bung Karno bahkan selalu berpegang pada salah satu ayat Alquran dalam perjuangan meraih kemerdekaan bangsa Indonesia.

"Di abad 20 itu betul secara fisik, Nabi Yang Mulia Muhammad telah tiada. Namun di dalam tekad jiwa perjuangan Bung Karno itulah yang ada. Karena Bung Karno itu jiwa, tekad, dan perjuangannya membawa amanah dari Alquran surat Ar-Ra'du yang tadi saya bacakan. Mengubah nasib suatu kaum yang tadinya terjajah jadi merdeka," kata Sukmawati dalam perbincangan dengan tvOne, Kamis, 21 November 2019.

Lantas ia mengingatkan untuk merdeka tidak mudah. Para pejuang meraihnya dengan berdarah-darah.

"Semoga generasi muda Indonesia sekarang bisa menghargai pahlawan bangsa, yang dikenal maupun yang tidak dikenal," kata Sukmawati.

Ia mengatakan bahwa Sang Merah Putih penuh dengan darah, tetesan keringat dan air mata. Oleh karena itu, jangan tidak dianggap kaum nasionalis itu berjuang secara mati-matian.

"Karena ada komunitas Islam tidak nganggap perjuangan mereka. Sekarang ada legiun veteran yang sedih, mereka seolah-olah tidak dianggap perjuangan mereka," katanya lagi.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search