Suami Minum Susu ASI Istri, Apakah Jadi Mahram Sepersusuan?

- November 18, 2019


Bagaimana jika seorang suami minum susu ASI perahan istrinya yang  sedang ditaruh di kulkas, bolehkah? Apakah suami akan menjadi sepersusuan istri?

Ustazah Aini Aryani Lc, dari laman tayangan Rumah Fiqih menjelaskan bahwa mahram sepersusuan tidak begitu saja terjadi hanya gara-gara diminum. Harus memenuhi empat syarat berikut ini:

1. ASI harus masuk perut yang minum

Apabila bayi minum lalu dimuntahkan maka tidak terjadi kemahraman.

2. Minum ASI harus sampai kenyang

Indikator kenyangnya bayi minum ASI adalah tertidur. Atau bayinya melepas puting begitu saja. Juga bisa dari sendawa si bayi.

3. Minimal minum ASI lima,  kali menurut pandangan ulama


Mayoritas ulama Fiqih dari Hanbali, Syafii, Maliki, Hanafi mengatakan bahwa kalau belum lima kali minum susunya maka belum terjadi mahram sepersusuan. Misalnya ibu yang melahirkan anak pertamanya ASI belum keluar. Satu hari dua hari mungkin bayi masih kuat, namun kalau hingga tiga hari biasanya dokter atau bidan memberikan saran minum susu formula untuk bayi. Atau jika ada suster yang kebetulan masa menyusui dan menawarkan ASInya, makabayi belum bisa dikatakan mahram dari suster apabila hanya minum sebanyak tiga kali.

4. Bayi yang maksimal usianya 2 tahun hijriah.

Bukan bayi yang berusia 32 tahun.

Kalau suami yang meminum ASI tadi memenuhi empat syarat di atas, maka terjadi kemahraman. Bila sarat 1, 2, 3 terpenuhi maka yang sulit terlewati adalah syarat keempat. Maka tidak terjadi hubungan kemahraman.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search