Sindiran Maut Tokoh Betawi untuk Mereka yang Suka Serang Anies

- November 13, 2019
Tokoh betawi Ridwan Saidi memberikan tanggapan soal tudingan yang dihadapi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Menurut dia ada kekeliruan persoalan RAPBD DKI Jakarta seolah-olah anggaran untuk lem Aica Aibon mewakili pos anggaran APBD 2020.

"Dummy (dituliskan tapi tidak dilaksanakan) itu tidak mewakili sistem mata anggaran, sehingga menganggap Aica Aibon yang mewakili pos anggaran itu kekeliruan yang perlu diperbaiki," kata Ridwan Saidi pada Selasa (12/11/2019).

Ia menilai memang ada motif politik di balik serangan kepada Anies dengan menggunakan kesalahan anggaran dalam RAPBD DKI Jakarta. Ridwan menduga serangan pada Anies ini menjadi bagian dari siasat Pilpres 2024.

"Anies Baswedan diprasangka menjadi bagian di Pilpres 2024. Dia dicurigai akan maju. Dia belum bicara apa-apa, kalau ada yang mau mendukung ya tidak masalah," ucapnya.

Dalam ILC tvOne dengan tema ‘Anies Tak Putus Dirundung Tuduhan’, ia mengajak publik untuk tidak menghalang-halangi kemauan politik seseorang dan bersikap jantan atas posisi politik seseorang.

"Ke depan, kita jangan tidak menaruh keberatan dalam cita-cita politik seseorang. Bilang aja terus terang kalau tidak suka. Jadilah orang tua yang bener dan orang muda yang bener," kata dia.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search