Saham BUMN Kompak Melemah Saat Ahok Ditunjuk Jadi Bos BUMN

- November 15, 2019
Pelaku penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disebut akan ditunjuk menjadi bos BUMN. Informasi tersebut muncul usai eks gubernur DKI itu bertemu Menteri BUMN Erick Thohir Rabu (13/11).

Ahok mengaku diminta Erick untuk ikut mengurusi BUMN. Ia tidak menyebut BUMN mana yang ia akan urusi.

Ketika Ahok menyatakan rencana penunjukan tersebut, empat kursi direktur utama BUMN memang tengah kosong.

BUMN tersebut adalah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT PLN (Persero) Tbk, dan PT Inalum (Persero). Namun demikian, isu penunjukan tersebut tampaknya belum direspons positif di pasar. Beberapa saham perusahaan pelat merah yang berpotensi dipimpin Ahok justru bergerak lesu.

Saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dibuka menguat ke posisi Rp310 per saham. Pada penutupan perdagangan Rabu (13/11) saham dengan kode KRAS itu terpantau koreksi 1,31 persen ke level Rp302.

Saat jeda perdagangan, saham Krakatau Stell turun 1,31 persen ke Rp302. Sejak awal tahun, saham Krakatau Steel sudah melemah 24,88 persen.

Selain KRAS, Ahok diprediksi akan menempati posisi penting pada PT Inalum (Persero). Untuk diketahui, Inalum sendiri merupakan holding BUMN pertambangan yang meliputi PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Ketiga saham itu, juga tak terangkat pada perdagangan hari ini. Saham Timah dibuka stagnan pada posisi Rp800 per saham.

Pada perdagangan kemarin, saham Timah turun 1,25 persen ke level Rp790. Usai dibuka stagnan, saham dengan kode TINS itu justru koreksi 1,25 persen ke Rp790 pada sesi I. Sejak awal tahun, saham Timah berhasil menguat 4,64 persen.

Saham Bukit Asam sendiri terpantau tidak bergerak di level Rp2.550. Pada perdagangan kemarin, saham Bukit Asam turun 4,71 persen ke level Rp2.430.

Tak jauh berbeda dengan saham Timah, saham Bukit Asam juga melemah 4,71 persen ke 2.430 pada jeda perdagangan. Sejak awal tahun, saham dengan kode PTBA ini turun tajam 43,49 persen.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search