PKS: Jangan Menyeret Polisi untuk Awasi Masjid

- November 29, 2019
Rencana polisi mengawasi ceramah di masjid perlu ditinjau ulang. Demikian dikatakan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Menurut Hidayat, lebih baik diadakan proses edukasi kepada masyarakat tentang apa itu radikalisme dan terorisme sehingga tidak harus melibatkan polisi untuk mengawasi masjid.

Ia menyebutkan PKS sudah melemparkan kritik terhadap narasi radikalisme di Komisi VIII, Komisi III dan Komisi I DPR RI. PKS, ujar dia, menolak gagasan dan langkah anti radikalisme yang tidak berdasarkan hukum yang kuat.

"Jangan malah berdampak yang meresahkan masyarakat. Selesaikan secara status hukum, bahas bersama DPR dan janganlah menyeret polisi untuk mengawasi masjid," papar Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini.

Hidayat menilai edukasi tentang radikalisme dan terorisme justru efektif untuk menjauhkan masyarakat dari aksi kekerasan atas nilai-nilai tertentu.

"Tinggal terangkan saja apa itu radikalisme dan terorisme sesuai dengan pembahasan dengan DPR. Kalau diterangkan dengan jelas, saya yakin tidak ada masyarakat yang mau jadi teroris dan radikal sehingga tidak perlu menambah pekerjaan rekan-rekan polisi," ungkap Hidayat.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search