Omong Kosong PSI: Sesumbar Dukung Perda Syariah, Demi Suara Sumbar

- November 01, 2019
Politisi yang baru bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Faldo Maldini mengaku akan mendukung Peraturan Daerah (Perda) Syariah yang berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Salah satunya menjadi pribadi yang bersih, yang berpijak dengan hadis "kebersihan sebagian dari iman".

Padahal, dalam kontestasi pada pemilu lalu, PSI membuat kontroversi akan menolak sikap terhadap wacana Perda bernuansa agama. Diantaranya, mulai dari Perda Syariah, Perda Injil, hingga menolak aplikasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM).

"Kita dukung Perda Syariah. Jika ada pejabat yang 'kotor', kita langsung ganti. Jika ada anak muda yang tidak bisa mengaji atau membaca Al Quran, kita pertanyakan pemerintahnya, karena itu tanggungjawab pemerintah," kata Faldo di Padang, Ahad malam (27/10).

Selama ini, kata dia, Sumbar hanya berlabel syariah. Padahal, syariah itu dia yakini mencerahkan dan membebaskan. Ia mengaku bertekad untuk menunjukkan kepada dunia suatu saat bahwa syariah tertanam dalam jiwa masyarakat Sumbar.

Cara mewujudkannya, salah satunya dengan program Sumangaik Mangaji, yakni untuk melahirkan intelektual muda Islam. Dengan program ini, ia bertekad membuat Pusat Studi Islam terbaik se-Asia Tenggara demi mencetak hafiz Quran yang banyak di Sumbar. Selain itu, melalui program Sumangaik Mangaji ini ia yakin bisa melahirkan pemuka-pemuka agama sebagai gerakan Islam modern di Sumbar.

Di sektor pariwisata pihaknya akan melahirkan wisata syariah dan wisata halal yang memadai. Diharapkan, wisatawan merasa aman serta nyaman berkunjung ke Ranah Minang.

"Kita berusaha menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Sumbar, dengan konsep syariah dan hijrah ke pemikiran yang berpusat kepada masyarakat. Bukan hanya label, tapi jiwa kita yang syariah. Itulah Sumbar yang ingin kita cita-citakan," terang Faldo.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search