Menag Pecat Pembantu yang Bersamanya Selama 20 Tahunan, Gara-gara Omong Khilafah

- November 07, 2019
Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi memiliki cerita tentang pembantunya yang sudah lama ikut bersamanya, namun punya pikiran setuju dengan khilafah.

"Saya punya cerita dikit. Saya punya pembantu di rumah, ikut saya sudah lama sekali, ada 20 tahunan. Mengaji belum bisa, kami ajar sedikit-sedikit. sembahyang belum bisa, kami ajar sedikit-sedikit," kata Fachrul di Tangerang, Rabu (6/11/2019).

Karena sudah ikut lama dengannya, kata dia, akhirnya pembantu tersebut diberangkatkan untuk menjalankan umrah ke Tanah Suci. Namun, usai umrah terjadi perubahan pola pikir pembantu tersebut.

"Kami berangkatkan umrah, tidak lama kemudian sudah ngomong khilafah. Kita ajarkan, kita jelaskan, susah. Karena, mungkin dia sudah terlalu banyak dekat dengan beberapa orang di musalah yang turut menjejali," jelasnya.

Tak sampai di situ, pembantunya menyampaikan ke Fachrul bahwa khilafah Islamiyah harus didirikan di negeri Indonesia.

"Malah bilang ke saya begini, Pak, pokoknya Islam di Indonesia yang betul khilafah pak. supaya nonmuslim mau keluar dari Indonesia. Bahaya sekali orang ini. Padahal dididik belum lama," ujarnya.

Fachrul pun memecat pembantunya karena pemikirannya sudah berbeda pandangan dengannya.

"Akhirnya, saya keluarkan daripada membahayakan di tempat kami. Pada saat ditanya tetangganya, kenapa kamu keluar dari rumah jenderal? Habis, Pak jenderal sudah salah jalan," tuturnya dalam membuka acara 'Kemah Pemuda Lintas Paham Keagamaan Islam' di Hotel Aryaduta Karawaci.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search