Jawaban Telak MUI Saat Menag Imbau Selipkan Doa Anti Radikal

- November 01, 2019
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Cholil Nafis memberikan respons soal Menteri Agama Fachrul Razi yang meminta imam masjid berdoa menyelipkan permintaan untuk terhindar dari upaya adu domba.

"Sebenarnya klo dihayati dlm surat al-fatihah itu diakhirnya sdh diserukan utk tdk mengikuti orang2 sesat yg berarti muslim itu anti sesat," ungkap Kiai Cholil pada Jumat (1/11/2019).

"Al-Fatihah itu wajib dibaca dlm shalat. Setiap acara pun sering dibacakan al-fatihah di awalnya," imbuh Kiai melalui media sosial Twitter.

Fachrul Razi sebelumnya memberikan imbauan para imam masjid untuk menyelipkan pesan-pesan anti Islam radikal dalam setiap doa bersama. Fachrul menyebut ajaran Islam radikal sebagai Islam sesat.

"Misalnya gini, ya Allah ya Tuhan kami, jauhkan kami ya Allah dari upaya-upaya untuk mengadu domba sesama kami, mengadu domba bangsa ini, untuk membawa Islam menjadi Islam yang sesat, dan lain-lain sebagainya itu, dalam bahasa Indonesia," kata Fachrul dalam Lokakarya Peningkatan Peran dan Fungsi Imam Tetap Masjid di Hotel Best Western, Jakarta, Rabu (30/10).



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search