Azyumardi: Yang Praktikkan Nikah Mut'ah Itu Sunni di Indonesia, Bukan Syiah

- November 05, 2019
Guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra mengungkapkan bahwa saat ini Syiah tidak lagi mempraktikkan kawin kontrak atau mut'ah. Hal itu berdasarkan pengamatannya saat ngobrol dengan mahasiswa.

"Saya tanya ke mahasiswa pasca UIN apakah praktik mut'ah masih ada tidak di Iran? Mahasiswa Iran itu menjawab bahwa di Iran sudah tidak ada praktik nikah mut'ah," kata dia di tayangan Realita TV pada Senin (4/11/2019).

"Mut'ah hanya boleh dilakukan ketika perang. Tentara-tentara perang yang meninggalkan istrinya di kampung, nah boleh. Karena jauh dari istri, jauh dari keluarganya," ungkap dia.

Pernyataan itu disela presenter Rahma Sarita, "Tapi sangat beda sebenarnya. Di Iran masih banyak juga yang mempraktikkannya. Realitanya seperti itu," kata Rahma yang kini mengenakan hijab.

Azyumardi malah menuding bahwa yang mempraktikkan nikah mut'ah sekarang adalah sunni.

"Yang mempraktikkan nikah mut'ah di Indonesia itu justru orang-orang sunni yang berasal dari dunia Arab. Kalau kita pergi ke Cisarua, ke Puncak rata-rata dari Semenanjung Arabia. Ada Arab Saudi, ada Kuwait, ada macam-macam itu. Jadi itu tidak pas lagi," ujar tokoh liberal ini.



Advertisement

1 komentar:

avatar

Iya prof tp sumber informasinya rasanya masih belum valid krn hanya dr mhs. Prof coba tinggal di iran 3 bl cari sumber informasi yg banyak dr penganut syiah dan berbagai sumber baru nanti menyimpulkan, inshaAllah valid.


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search