Alasan Penunjukkan Ahok Jadi Bos Pertamina: Akhlaknya Baik

- November 20, 2019
Menteri BUMN Erick Thohir mengaku memerlukan tim kerja yang kompak dalam mengurusi perusahaan milik negara.

Dari sisi aset, total yang dimiliki perusahaan pelat merah sampai dengan saat ini mencapai Rp8.200 triliun. Hal ini menyusul  pernyataannya yang ia sampaikan di tengah langkah Kementerian BUMN memanggil sejumlah tokoh untuk dijadikan bos BUMN. Satu di antara yang ditunjuk adalah pelaku penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Untuk itu, guna mengelola aset sebesar Rp8.200 triliun rupiah itu, saya perlu team work yang kompak, yang diisi dengan orang-orang yang tak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik," kata Erick seperti dikutip dari Antara, Selasa (19/11/2019).

Orang yang berakhlak baik, kata dia, perlu diberi kesempatan untuk membangun negeri.

"Mereka yang sudah berkeringat dan masih mau berkeringat dan memiliki akhlak yang baik, juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi negeri ini, di sini. Yang penting, akhlaknya baik," ujar Erick.

Ia menyebut selain aset besar, keberadaan tim kerja yang kompak dan orang berakhlak baik juga diperlukan karena saat ini kinerja BUMN masih banyak dihantui masalah.

"Banyak, masalah regulasi apa yang menghambat BUMN, regulasi apa yang diperlukan agar BUMN melangkah lebih cepat," katanya.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search