Ade Armando Dilaporkan Polisi Soal "Anies Jadi Joker"

- November 01, 2019



Anggota DPD RI Fahira Idris melaporkan dosen Ade Armando ke Polda Metro Jaya. Ade Armando diduga melanggar menyalahi UU ITE pasal 32.

"Bismillah otw POLDA METRO JAYA,  untuk melaporkan sdr. ADE ARMANDO yg diduga menyalahi pasal 32 ayat 1 UU ITE..  Semoga Tidak Ada Yang Kebal Hukum di Negeri Ini. Al Faatihah," tulis Fahira di Jakarta pada Jumat (1/11/2019).

Lebih lengkap ia menulis sebagai berikut:

Assalamualaikum.wr.wb
Saya hari ini ke POLDA METRO JAYA,  untuk melaporkan Sdr ADE ARMANDO diduga melanggar Pasal 32 Ayat 1 junto 48 ayat 1  UU ITE di mana setiap orang DILARANG dengan sengaja dan tanpa hak/ melawan hukum dengan cara apapun, mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik, dan atau dokumen elektronik orang lain / milik publik.

Jelas, foto di facebook nya Sdr Ade Armando adalah Foto Gubernur Anies Baswedan yang merupakan dokumen milik yang merupakan dokumen milik pemprov atau milik publik yang diduga dirubah menjadi foto seperti Joker dengan kata-kata atau narasi yang mengarah pada pencemaran nama baik “GUBERNUR JAHAT BERAWAL DARI MENTERI YG DIPECAT”.

Apa yang dilakukan Ade Armando ini harus diusut oleh pihak yang berwenang. Sebagai informasi, Sdr Ade Armando telah berkali-kali dilaporkan ke polisi karena berkali-kali pula mengungkapkan kalimat kontroversial.

Saya melakukan pelaporan ini karena percaya bahwa koridor hukum adalah satu-satu cara yang harus kita tempuh jika melihat adanya dugaan pelanggaran hukum.

Saya yakin, Bapak Kapolri yang baru, Bp. Idham Aziz sigap melakukan penegakan hukum karena tidak ada yang kebal hukum di negeri ini. Pelaporan kepada siapapun, apapun pandangan politiknya harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Sy akan kawal kasus ini sampai tuntas.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search