Politisi PDIP Ingin di DPR Tak Hanya Ada Mushola, Tapi Juga Gereja dll

- Oktober 01, 2019

Politikus PDIP Maruarar Sirait yang meminta adanya pembangunan gereja, pura, dan wihara di lingkungan kompleks parlemen sebagai bentuk ideologi Pancasila.

Ia menuturkan dirinya telah memperjuangkan adanya pembangunan sejumlah tempat ibadah sejak masa kepemimpinan mantan Ketua DPR yang tersandung kasus korupsi Setya Novanto. Akan tetapi  belum kunjung mencapai kesepakatan.

"Di setiap komisi sudah ada musala, saya menginginkan dan beberapa teman perjuangkan masa tidak bisa bangun juga pura, wihara, gereja yang kecil saja di tempat ini untuk menunjukkan DPR ini bahwa semua agama bisa diterima," kata dia di Jakarta, Senin (30/9).

"Masa tidak bisa kita bangun juga wihara, pura, gereja di rumah rakyat ini untuk menunjukkan ini benar-benar rumah rakyat. Perjuangan itu sudah panjang kami sampaikan, tapi belum pernah ketok palu," lanjutnya.

Pembangunan tempat ibadah seluruh agama di kompleks DPR mampu menunjukkan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Ia merasa kecewa DPR periode saat ini belum menyepakati pembangunan tersebut.

"Bagaimana kita mau bangun persepsi bahwa kita setuju betul Pancasila kalau gedung DPR ini saja untuk hal tadi saja kita belum pernah sepakat, kita beda suku beda agama, tapi kita Pancasila. Saya sebetulnya kecewa tidak bisa tercapai sekarang mudah-mudahan periode berikutnya tercapai," ucapnya. 

Diketahui Maruarar tidak menjadi anggota DPR lagi di periode mendatang ini.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search