Politisi Beragama Nasrani Ini Setuju Masjid Tidak Ceramah Adu Domba

- Oktober 26, 2019


Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan soal Menko Polhukam Mahfud MD yang meminta masjid pemerintah tidak menyiarkan ceramah adu domba

"Setuju sejuta persen!" kata Ferdinand pada Jumat (25/10/2019).

Respons Ferdinand terhadap isu itu dianggap terlalu mencampuri agama lain. Pasalnya, dirinya adalah seorang politikus penganut agama Kristen Protestan.

"Umumnya, ceramah di masjid mengutip surah sambil dilafadzkan.
Umumnya yg bermasalah dgn lafadz Al Qur'an dibacakan hanya golongan setan dan iblis. Paham sampai sini bang?" kata warganet bernama Fatriady.

"Ferdinand kita mah gak heran, kamu setuju sejuta persen, karena kamu kan kepanasan kalau dengar orang ngaji," kata akun Zidane Junior.

Mahfud memang tak ingin masjid menjadi sarana untuk menyiarkan ceramah-ceramah adu domba dan permusuhan.

"Pesan saya ke masjid, agar masjid-masjid Pemerintah itu dikelola secara baik sebagai pembawa pesan agama. Apa pesan agama paling pokok? Membangun kedamaian di hati, membangun persaudaraan sesama umat manusia," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019).

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search