Naik Ojol Demi Jatah Menteri, Eh yang Dapat Tukang Ojolnya

- Oktober 24, 2019

Sebelum musim pelantikan menteri, Perwakilan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pernah berkunjung ke Istana Merdeka dalam rangka silahturahmi dengan Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum PSI Grace Natalie bersama 45 pengurus PSI berangkat dengan ojek online alias ojol.

Apa tujuan mereka berkunjung? Apakah untuk jabatan menteri?

Grace mengungkapkan, dalam pertemuan itu pihaknya memperkenalkan para kader yang dianggap potensial menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf.

"Kami perkenalkan siapa saja kader muda di PSI , tadi ada 44 orang , beliau ajak ngobrol banyak, ada Giring, Tsamara, Surya Chandra, Guntur, dan sebagainya," kata Grace


Sang Sekjennya, Raja Antoni menampik pertemuan itu tidak untuk membahas menteri untuk kabinet Jokowi dan Wakil Presiden Terpilih Ma'ruf Amin. "Soal menteri kita serahkan seluruhnya dan seutuhnya kepada Pak Jokowi sebagai pemegang mandat dan amanat rakyat," ujarnya.

Sementara Grace mengatakan, "Kalau ada yang memang speknya dirasa cocok dengan kebutuhan Pak Jokowi ya kan beliau sudah lihat langsung dan berbincang, jadi ya kami tunggu," ujar Grace.

Sejak Pelantikan Presiden Terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, kader PSI tidak dapat kursi apa-apa padahal mereka mati-mati memuji Jokowi.

Alih-alih berlapang dada, PSI malah mengaku tidak pernah minta jatah menteri.

Capek-capek naik ojol, PSI hanya dapat panas dan sensasi saja. Untuk kursi menteri? Yang dapat malah tukang ojol alias mantan bos ojol Gojek Nadiem Makarim. Nadiem ditunjuk jadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Allah memang punya cara untuk mencubit partai genit ini.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search